Invasion 2016, Pecahkan Weekend Terakhir September

“So I say Hey!
Been high since yesterday
You know it kills the pain
It's hard to find a love through every shade of grey
So tired of the same
Never seems to change
It's hard to find a love through every shade of grey”

Itulah sepenggal lirik lagu “Shades Of Grey” yang sukses membuat penonton Invasion 2016 menyanyi bersama. Dibawakan oleh Shaun Frank bersama Delaney Jane, “Shades of Grey” hanya satu dari sekian banyak lagu yang “pecahkan” gelaran electronic dance festival itu.

Hujan deras sejak sore tidak menghalangi para party goers datang ke Invasion 2016, 24 September lalu. Bertempat di JIExpo Kemayoran Hall B, Invasion 2016 berhasil menghadirkan sederet DJ kenamaan. Hadir dalam dua panggung, yaitu Euphorics Grounds dan Underworld Arena, Invasion 2016 telah menghentak suasana sejak sore dengan penampilan para DJ lokal dan tentunya X2 Squad.

Di panggung Euphoric Ground, para party goers semakin meriah saat penampilan Alex Adair, DJ asal Inggris. Lalu disusul perform Sick Individuals dan Shaun Frank feat. Delaney Jane. Tak berhenti sampai itu saja, salah satu DJ yang paling dinanti akhirnya naik ke atas panggung, yakni Malaa. Dengan topeng khasnya, DJ yang melejit dengan single “Diamonds” menghibur penonton malam itu.

Keseruan pun terus berlanjut dan semakin meriah dengan hadirnya Steve Angello. Berbagai lagu lama, seperti “In My Mind” dibawakan DJ dan Produser mantan personil grup Swedish House Mafia tersebut. tidak hanya menghipnotis penonton dengan musik-musik kencang, Steve Angello pun sukses membuat penonton bernyanyi bersama saat membawakan lagu “Children of The Wild”. Lyric yang ditampilkan dalam visual dengan paduan grafis yang menarik semakin membuat penonton menikmati lagu.

Kemeriahan Invasion 2016 masih berlanjut dengan penampilan salah satu DJ dan produser Trance papan atas, Markus Schulz. Membawakan berbagai lagu, seperti “Faded” dari Alan Walkser dan “Destiny” membuat berhasil membuat pencinta Trance bergoyang bersama. Euphoric Grounds pun ditutup dengan meriah oleh penampilan Gouryella.

Sementara itu di Underwold Arena pun tak kalah meriah. House Cartel dan Bicep mampu panaskan suasana. Ditambah lagi dengan penampilan Dubfire:Live HYBRID yang membuat arena penuh sesak dengan penonton. Malam itu di Underworld Arena ditutup oleh Ben Klock dengan sukses.

Text by Dewi Rachmanita / Photo by Rudolf
Steve Angello 4529397730317470964

Post a Comment

emo-but-icon

Home item

ADS